We Care! Do You?

#WeCareDoYou

Tagar ini menjadi trending topic di kalangan pendukung Arsenal hari ini. 16 penulis dan blog ternama tentang Arsenal bersatu menandatangani sebuah surat pernyataan yang menentang perubahan klub di bawah kuasa Stan Kroenke. Semenjak menjadi pemilik saham terbesar di tahun 2011, Kroenke dianggap menjadikan Arsenal sebuah alat investasi pengeruk uang tanpa memikirkan Arsenal sebagai sebuah klub sepakbola dengan basis pendukung yang besar di seluruh dunia. Dengan dingin Kroenke seakan mengabaikan Arsenal dan memilih menginvestasikan uangnya ke klub olahraga lainnya seperti LA Rams (NFL), Denver Nuggets (NBA), Colorado Avalanche (NHL), Colorado Rapids (MLS), Colorado Mammoth (NLL), serta yang terbaru Los Angeles Gladiator (Overwatch League).

Kroenke seakan tak acuh akan kondisi Arsenal yang makin melarat tiap tahunnya. Ketidakikutsertaan Arsenal di Liga Champions untuk kali ketiga secara beruntun seakan tak mempengaruhi kebijakan Kroenke. Bujet belanja Arsenal yang menyedihkan di tengah gilanya inflasi harga pemain seakan membuat para pendukung semakin diuji kesabarannya. Nampaknya Arsenal memang hanya dijadikan Kroenke sebagai mesin uang. Pembelian merchandise, hak siar, serta tiket pertandingan yang sangat mahal menjadikan Arsenal sebagai lumbung uang yang tak main – main. Belum lagi keuangan Arsenal yang memburuk musim ini karena masih harus melunasi utang stadium (kamu tidak salah baca, Emirates stadium memang belum lunas sepenuhnya) dan juga beban gaji pemain yang sangat besar.

Entah apa jadinya andai hal ini terus berlanjut di 10 tahun ke depan. Pastinya, jika tak ada perubahan besar yang terjadi, saya yakin Arsenal akan semakin jauh tertinggal dari para klub besar yang setidaknya lebih diperhatikan oleh sang pemilik/ pemegang saham. Bukan hanya dari segi prestasi tapi juga dari segi pendukung baru yang akan semakin kehilangan minatnya untuk mendukung tim semenjana layaknya Arsenal.

Saya sungguh berharap hal tersebut tak jadi kenyataan meski sulit rasanya menghindari hal ini dalam beberapa waktu ke depan. Setidaknya selama Kroenke terus berkuasa dan tak mau melepas kepemilikan sahamnya kepada orang lain.

Tolong kami. Saya mohon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*