Tiga Laga Tanpa Gol, Legenda MU Tuding Pogba Sumber Masalah

Manajer permanen Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menyamai rekor negatif Louis van Gaal di klub berjulukan Setan Merah tersebut sebagai manajer yang gagal membawa anak asuhnya cetak gol dalam tiga pertandingan beruntun di semua kompetisi.

Whoscored mencatat, rekor tanpa gol di tiga laga beruntun terakhir kali dialami Man United pada tahun 2015 bersama ketika dilatih Van Gaal. Nasib serupa kini terjadi di bawah asuhan Solskjaer.

Man United dipaksa bertekuk lutut dengan skor 0-2 oleh rival sekotanya Manchester City dalam laga derby pada pekan ke-35 laga lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Rabu (24/4/2019).

Sebelumnya, Setan Merah bahkan menelan kekalahan yang lebih parah, yakni takluk 0-4 di markas Everton di Liga Inggris dan menyerah 0-3 dari Barcelona pada leg kedua Liga Champions.

Kekalahan telak dari Barcelona sekaligus menghentikan langkah Man United di perempat final dengan agregat 0-4 setelah pada leg pertama Ashley Young dan kawan-kawan menyerah 0-1 di Old Trafford.

Kekalahan dari City juga mencoreng rekor Man United dalam urusan jumlah kebobolan. Saat ini Manchester Merah sudah kebobolan 50 kali atau terburuk kedua setelah musim 1978/1979 dengan jumlah total kebobolan sebanyak 63 kali.

Saat itu Man United memainkan total 42 pertandingan dalam semusim di Liga Inggris. Jumlah kebobolan MU masih bisa bertambah di tiga laga tersisa menyusul buruknya pertahanan Chris Smalling dan kawan-kawan.

Selain itu, gawang Man United tercatat selalu dibobol lawan dalam 12 laga terakhir di semua kompetisi. Catatan tersebut menyamai torehan negatif pada tahun 1971.

Pogba Sumber Masalah

Berbanding terbalik dengan tim-tim besar yang mengincar pemain bintang Man United, Paul Pogba, legenda Manchester United Roy Keane mengkritik Paul Pogba habis-habisan usai kekalahan 0-2 dari Manchester City beberapa waktu lalu.

Semasa menjadi pemain, Keane yang merupakan jenderal lapangan tengah MU, tampak berang menyaksikan penampilan Pogba yang tak mau terlibat membantu pertahanan ketika Man United dalam situasi tertekan.

“Jika ingin menjadi rekan satu tim, harusnya dia berlari ke belakang untuk membantu pertahanan. Semua jadi memanas usai lawan Everton, mereka saling melempar kesalahan,” kata Keane dikutip SkySports.

“Pria ini bertalenta, tapi kami mengatakan hal yang sama berulang kali. Berapa kali saya melihatnya dalam permainan dan tidak mau mundur. Dia masalah besar bagi United,” tambah Keane.

Keane menilai Pogba tidak mencerminkan pemain senior yang layak dijadikan inspirasi bagi rekan setimnya.

“Dia pemain senior yang bermain di liga elite dan pernah memenangkan gelar bergengsi. Tapi, dari apa yang saya amati ia bukan sosok pemimpin atau pemain yang layak dicontoh,” ketus Keane.

 

Sumber: express.co.uk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*