Henry Cejudo Kritik Balik Tentang Komentar Conor McGregor

Henry Cejudo telah mengkritik balik komentar mantan juara dunia dua divisi Conor McGregor yang mengomentari masalah divisi kelas terbang UFC.

Juara kelas terbang UFC itu benar-benar merasa tidak senang dengan kata-kata yang telah diposting oleh petarung asal Irlandia tersebut melalui akun media sosial resminya baru-baru ini.

Dalam postingan balasnya, Cejudo menulis bahwa McGregor seharunya bimbang tentang keterampilan gulat dan gaya bertarungnya usai kalah memalukan dari Khabib Nurmagomedov di acara UFC 229 bulan lalu dalam pertarungan gelar kelas ringan.

“Jangan khawatir tentang divisi kelas terbang Conor. Anda seharusnya khawatir tentang keterampilan gulat dan bertarung dan semangat Anda!” tulis Cejudo.

Sebelumnya, McGregor telah mengkritik abis presiden ONE Championship, Chatri Sityodtong, yang menjadi penyebab kemungkinan dibubarkannya divisi kelas terbang UFC. Divisi kelas terbang telah dinilai kurang dalam hal daya saing dan juga daya jual selama ini.

Petarung bebas berusia 30 thaun itu juga mengatakan Sityodtong harus menandatangani semua petarung kelas terbang dari UFC, karena telah menjadi orang serakah dalam hal ini.

“Sekarang Anda harus mengambil semua orang yang menyerah, Chatri. Anda berbicara semua Seni Bela Diri ini dan menghormati pembicaraan,” tulis McGregor.

“Namun keserakahan Anda secara langsung telah membebani lebih dari setengah divisi pertempuran, ini adalah kesempatan untuk mendapatkan penghasilan bagi keluarga mereka.” sambung McGregor.

Presiden ONE Championship, Chatri Sityodtong,  telah dituding menjadi penyebab dibubarkannya divisi kelas terbang UFC oleh Conor McGregor. (Sumber:www.muaythaiauthority.com)

Seperti yang telah dikabarkan, petarung kelas terbang, Demetrious Jhonson dan Eddie Alvarez telah memutuskan untuk pindah ke ONE Championship dari UFC.

Jhonson adalah mantan petarung seni bela diri campuran kelas terbang asal AS. Dia pernah mempertahankan gelar juara dunia kelas terbang UFC sebanyak 11 kali.

Ketika ditanya tentang peluang bertarung dengan TJ Dillashaw pada awal 2019 mendatang, Cejudo menjawab itu tergantung pada presiden UFC Dana White.

“Saya merasa pertarungan melawan TJ bisa diwujudkan. Pertarungan melawan TJ bisa terwujud jika UFC akan menyudahi kelas terbang.” kata Cejudo seperti dilansir Podcast.

“Menurut saya kucing itu telah dikeluarkan dari kantong dan Dana telah mengatakan demikian kepada saya. Dia mengatakan, ‘Hei Cejudo, kita akan melaga Anda melawan TJ, ini yang telah UFC pikirkan selama ini.” tambah petaung asal AS tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*