Fitriani Mengakhiri Petualangannya Dengan Menjadi Juara Thailand Masters 2019

Fitriani mengakhiri petualangan dengan menjadi juara Thailand Masters 2019 setelah mengalahkan Busanan Ongbamrungphan dalam laga final yang berlangsung di Stadion Indoor Huamark, Bangkok, Minggu (13/1), dengan skor 21-12 dan 21-14 dalam waktu 42 menit.

Berbeda dengan laga babak pertama hingga babak semifinal yang harus diakhiri dengan rubber game, Fitriani hanya butuh dua babak untuk memastikan kemenangan pada laga puncak.

Fitriani tampil cukup baik sejak awal babak pertama menghadapi Ongbamrungphan yang didukung penonton tuan rumah. Rapi dalam bertahan dan menyerang dengan tidak terburu-buru membuat Fitriani sulit dimatikan Ongbamrungphan.

Kemampuan Fitriani mengambil bola-bola dropshot dari lawan membuatnya meraih dua poin pertama. Setelah itu, poin Fitriani cukup banyak didapat dari kegagalan Ongbamrungphan menyeberangkan kok.

Beberapa kesalahan yang dilakukan wakil tuan rumah yang merupakan unggulan kedelapan hingga Fitriani memimpin dengan skor 7-1.

Setelah keunggulan jauh tersebut, Ongbamrungphan mulai menambah poin dan berusaha mendekati perolehan poin Fitriani. Skor 11-6 menjadi poin interval pada babak pertama.

Penampilan defensif yang prima dan penempatan bola yang jitu ketika menyerang menjadi salah satu faktor yang membuat Fitriani mampu mempertahankan keunggulan lima poin atas Ongbamrungphan setelah interval.

Salah satu pebulutangkis pelatnas PBSI itu semakin menjauhkan keunggulan atas Ongbamrungphan seiring dengan beberapa kesalahan yang dilakukan wakil tuan rumah.

Sebuah lob panjang ke belakang yang tidak dapat diantisipasi dengan baik oleh Ongbamrungphan membuat Fitriani memastikan kemenangan babak pertama yang berlangsung selama 19 menit dengan skor 21-12.

Kegemilangan Fitriani berlanjut pada babak kedua. Poin demi poin diraih pebulutangkis kelahiran Garut itu memimpin 4-0.

Setelah keunggulan empat poin, pertandingan kembali sengit karena Ongbamrungphan mampu meraih poin secara beruntun dan merapatkan jarak.

Perebutan poin hingga interval berlangsung cukup dahsyat, berbeda dengan babak pertama. Perlawanan Fitriani mampu meredam kebangkitan Ongbamrungphan dengan skor 11-9 pada interval babak kedua.

Setelah usai istirahat, Fitriani masih terus melanjutkan penampilan yang meyakinkan ditambah lucky ball, sebaliknya Ongbamrungphan beberapa kali melakukan kesalahan.

Sempat unggul 18-8, Fitriani masih membutuhkan perjuangan sebelum memastikan kemenangan dengan skor 21-14.

Thailand Masters 2019 menjadi gelar juara kedua yang diraih Fitriani setelah pada final Indonesia International Challenge mengalahkan Hanna Ramadini.

Fitriani menjadi satu-satunya pebulutangkis Indonesia yang meraih gelar juara pada Thailand Masters 2019.

Indonesia memiliki satu gelar dari Thailand Masters 2019 sama seperti Singapura dan Thailand. Sementara Malaysia meraih dua gelar.

 

Sumber foto: olahraga.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*