Dominic Thiem Tak Ingin Menderita Lagi, Kata Pelatih

Pelatih Dominic Thiem, Gunter Bresnik, mengatakan ia merasa bangga atas kemenangan yang diperoleh anak asuhnya atas bekas petenis nomor satu dunia, Rafael Nadal, pada Jumat (11/5) waktu setempat di Madrid melalui dua set.

Berbicara kepada L’Equipe, Bresnik, memuji penuh penampilan petenis asal Austria tersebut selama pertandingan melawan Nadal di Madrid Open di lapangan tanah liat.

“Bagi saya, ini adalah salah satu penampilan terbaik dalam karirnya. Pukulannya bersih dan keputusan pukulannya sempurna.” kata Bresnik.

“Dia memenangkan poin 90% di atas Nadal, tetapi dia membangun poin sebelumnya dan mengontrol dengan backhand-nya ketika dia perlu. Dan dia kembali dengan sangat baik.” tambah Bresnik.

Sebelumnya, bertanding di lapangan Manolo Santana, Nadal dipaksa menyerah dalam dua set dengan skor 5-7 dan 3-6. Bagi Thiem, ini merupakan pembalasan kekalahan yang ia alami di perempatfinal Monte Carlo Master pada bulan April lalu.

“Dia tanpa harapan di sana (Monte Carlo Master). Dan itu bahkan lebih buruk juga dengan (Stefanos) Tsitsipas di Barcelona. Hampir tidak ada pertunjukan.” kata Bresnik.

“Saya berada di Austria. Biasanya, kami berbicara selama lima menit melalui telepon setelah pertandingan. Di sana, satu jam. Dia mencapai Wina di malam hari, dan kami memiliki sesi latihan seminggu selama lebih dari empat jam sehari.

“Dan di sanalah saya melihat pertunjukan yang luar biasa, juga luar biasa bagi siapa yang terbiasa melihatnya. Dominic tidak ingin menderita seperti yang dia lakukan di Monte Carlo.” tambah pelatih berusia 57 tahun tersebut.

Rafael Nadal harus merosot ke posisi kedua peringkat dunia. (Sumber:www.ibtimes.india.com)

Secara terpisah, Nadal mengakui dia tahu itu akan sangat sulit untuk melanjutkan posisinya sebagai petenis nomor satu dunia.

“Anda tidak bisa menjadi nomor satu lima dalam bulan tanpa bersaing. Tentu saja, ini adalah peringkat ATP. Kami tidak berbicara tentang sesuatu yang Anda miliki mungkin memiliki lebih banyak margin.

“Saya pikir dari Shanghai sampai Monte-Carlo, saya belum menyelesaikan satu turnamen pun. Kami berbicara tentang banyak bulan yang saya lewatkan.

“Jika kami berbicara tentang peringkat satu tahun, jika saya bermain sangat bagus dalam satu periode tahun ini, yang telah saya lakukan, mari kita perjelas, saya telah bermain sangat bagus baru-baru ini.” tambah Nadal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*