Brahim Diaz melambangkan bangkitnya Galaxy baru di Real Madrid

Brahim Diaz kembali ke spanyol setelah empat tahun bermain di liga Inggris bersama tim Manchester City.

Brahim Diaz kecewa dengan kurangnya kesempatan untuk bermain di Manchester City, pemain yang berusia 19 tahun ini kemudian memutuskan untuk bergabung bersama Real Madrid dengan kontrak yang berdurasi enam setengah tahun, yang berarti Diaz akan bermain di Santiago Bernabeu hingga 2025.

Los Blancos harus mengeluarkan total €15 juta untuk memboyong Diaz dari Manchester City, mereka juga memasukan 15% untuk transfer berikutnya apabila ada yang menawar Diaz dengan harga lebih dari €17juta.

Real Madrid tentu saja tidak berkeinginan untuk membiarkan pemain muda mereka untuk pergi karena mereka memasang klausal perlepasan dengan harga sebesar €750 juta untuk memastikan tim kaya seperti PSG tidak akan berani mencoba untuk merayu.

Perpindahan Brahim Diaz ke Santiago Bernabeu kembali membangkitkan gairah tim madrid untuk membuat tim Galaxy (tim penuh bintang). Madrid sempat memulai ambisi mereka untuk membangun tim baru dengan mendatangkan pemain muda Martin Odegaard. Tetapi pemain muda itu terlihat seperti menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan kepadanya tapi Los Blancos menolak untuk menyerah didalam memperbarui dan mempermuda tim Madrid.

Investasi didalam pemain muda memang terlihat bukanlah gaya Real Madrid di era kepemimpinan Florentino Perez (yang terkenal dengan peraturannya di dalam membeli pemain bintang siap pakai). Tetapi tentu saja investasi di dalam pemani muda bukanlah hal yang buruk juga untuk Real Madrid.

Real Madrid kini berada di posisi ke 5 didalam liga Spanyol dengan selisih 10 poin dari pemimpin sementara Real Madrid. Dengan begini mereka kelihatan hanya memiliki 2 fokus, yaitu antara mempertahankan Liga Champions mereka dan juga didalam membangun tim bintang muda untuk masa depan.

Tim Real Madrid terlihat tidak begitu bersinar sepeninggalan Cristiano Ronaldo, bahkan pemenang Ballon d’Or terbaru yakni Luka Modric tidak mampu melanjutkan kinerja yang ditampilkan oleh Cristiano Ronaldo. Selain itu, para pemain bintang lainnya juga tidak begitu bisa mengejar ekspektasi yang di set oleh klub.

Penurunan ini tentu saja tidak hanya karena perginya Cristiano Ronaldo ke Juventus. Zinedine Zidane juga terlihat cukup bijak dengan meninggalkan Madrid yang sedang menurun ini karena merasa hal ini akan terjadi, Julen Lopetegui kemudian di pilih untuk mengnahkodai Madrid yang sedang dilanda ombak.

Hal itu terbukti dengan dipecatnya Julen Lopetegui beberapa waktu setelah menjadi pelatih Madrid dan digantikan oleh Santiago Solari.

Presiden Real Madrid terlihat sangat mendukung Solari dengan memberikannya dukungan untuk membangun tim Madrid yang baru, darah baru, dan pemain muda berkualitas.

Pemain muda seperti Marco Asensio, Vinicius Junior, Sergio Regulion, Daniel Ceballos, Andriy Lunin dan kini Brahim Diaz bisa saja menjadi pemain penting didalam upaya Madrid membangun kembali tim bintang baru di Santiago Bernabeu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*