Bos Barcelona Ernesto Valverde Merasa Senang dengan Prestasi Musim 2017/18

Ernesto Valverde merasa senang dengan prestasi Barcelona di musim 2017/18.

Manajer Barcelona Ernesto Valverde mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang atas prestasi klub selama ia memimpin sepanjang musim 2017/18 ini.

Mantan manajer Atheletic Bilbao itu percaya bahwa Barcelona harus puas dengan upaya mereka di musim perdananya sebagai pucuk pimpinan klub meski harus mengalami beberapa kegagalan.

The Blaugrana sukses meraih gelar ganda Copa del Rey dan LaLiga di musim ini, tetapi telah tersingkir dari Liga Champions di saat bertemu perwakilan klub asa Italia AS Roma di perempat final.

“Beberapa momen bagus, beberapa lagi tidak begitu bagus, kami kehilangan satu pertandingan di setiap kompetisi hingga sekarang,” ungkap Valverde kepada wartawan.

“Liga Champions benar-benar menyakitkan tetapi kami telah belajar dari pertandingan itu dan kami memiliki peregangan akhir yang sangat baik untuk musim ini, memenangkan dua gelar.

“Jelas, semua orang ingin memenangkan segalanya, tetapi Anda harus belajar dari masalah Anda dan melanjutkan prestasi yang telah dicapai.

“Atletico Madrid tidak bermain baik di Liga Champions tetapi memenangkan Liga Eropa, Real Madrid tidak bermain bagus di LaLiga atau Copa del Rey tetapi mereka di final Liga Champions. Kami memenangkan gelar ganda domestik dan kami seharusnya bahagia.” tambah Valverde.

Di bawah asuhan manajer Ernesto Valverde Barca sukses meraih gelar ganda domestic musim 2017/18. (Sumber:www.soccermaniainfo.com)

Kontrak Valverde ketika ini sedang berlangsung hingga Juni 2019 mendatang. Di Camp Nou, manajer berusia 54 tahun itu telah membuktikan diri sebagai manajer bertangan dingin dengan menjaga posisi Barcelona yang tak tergeser di puncak klasemen LaLiga Spanyol.

Meski kalah 5-4 di Levante, rekor tak terkalahkan Barca juga berakhir dengan cara yang spektakuler terakhir kali di pertandingan LaLiga Spanyol sebelum bertemu Real Sociedad.

Di awal karirnya sebagai manajer Barcelona, ia harus ditinggal pergi striker unggulan Neymar yang lebih memilih untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain dengan rekor transfer termahal pada musim panas lalu.

Walau harus kehilangan Neymar, Valverde sukses mendatangkan Ousmane Dembele dari klub Bundesliga Jerman Borussia Dortmund, disusul Philippe Coutinho dari Liverpool pada bulan Januari lalu.

Namun, di akhir musim ini Barca harus merelakan kepergian kapten mereka Andres Iniesta yang memilih untuk pergi, di samping itu rumor kepergian bek Samuel Umtiti ke Manchester United juga sedang berkembang cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*