Sampai Mana Chelsea?

Meskipun lolos ke babak berikutnya, hasil seri menghadapi Atletico Madrid dan kemenangan yang diraih AS Roma membuat Chelsea harus rela keluar sebagai runner-up grup C Liga Champions UEFA musim ini. Hasil ini membuat para pendukung Chelsea sedikit was-was akan lawan yang mungkin dihadapi Chelsea di babak 16 besar mendatang.

Pengundian babak 16 besar akan dilakukan pada Senin mendatang dan Chelsea mungkin saja bertemu dengan Paris Saint German yang menyingkirkan mereka di tahun 2015 dan 2016, ataupun Barcelona yang notabene merupakan lawan yang pastinya dihindari oleh setiap peserta. Tentunya para fans Chelsea akan lebih memilih untuk menghadapi Sevilla ataupun Besiktas andai mereka lolos sebagai juara grup.

Antonio Conte pun ikut buka suara dengan mengatakan bahwa Chelsea tetap lolos sebagai yang terbaik dan merupakan salah satu favorit dalam kejuaraan musim ini. “Jika berhasil lolos, saya rasa kami harus siap untuk bertanding menghadapi siapapun meskipun itu adalah tim terbaik dalam turnamen. Di sisi lain, saya rasa tim lain juga tidak akan merasa senang jika mereka harus bertanding melawan kami. Mari kita lihat saja apa yang akan terjadi”, ujar Conte.

“Saya ingat bagaimana pada Piala Eropa 2016 saat saya menangani Italia, kami lolos ke babak grup dan bertemu dengan Spanyol. Setelah itu kami bermain menghadapi Jerman dan jika saat itu menang kami akan menghadapi tuan rumah Perancis di babak semifinal. Terkadang lolos sebagai juara grup tidaklah selalu menguntungkan. Namun, perasaan senang akan lolos dari babak pertama adalah hal yang saya rasa pantas dirasakan oleh pelatih manapun”, lanjut Conte.

Dengan hasil ini, kemungkinan 5 tim Inggris akan lolos ke babak berikutnya juga mendapat perhatian Conte. Liverpool diperkirakan akan menyusul Chelsea, Manchester United, Manchester City, serta Tottenham Hotspurs. “Lolosnya seluruh tim Inggris menegaskan bahwa level Inggris memanglah tinggi dan pantas bersaing di kancah Eropa. Kami memiliki jadwal yang sangat padat dan tentu sulit bermain di ajang seperti Liga Champions dengan jadwal yang ada. Jika kami melaju jauh, kelelahan pemain akan bertumpuk mengingat fokus yang terpecah di penghujung musim. Saya rasa itulah yang menyulitkan tim asal Inggris menjuarai ajang Liga Champions setiap musimnya.”

jadi, pertanyaannya, sanggup melaju sampai sejauh mana Conte?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*